Tampilkan postingan dengan label News About ITB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News About ITB. Tampilkan semua postingan

Gempa Bumi 6,7 SR Guncang NTB

Bandung (fitb.itb.ac.id)- Masyarakat Nusa Tenggara Barat dikejutkan dengan guncangan gempabumi berkekuatan cukup besar dinihari tadi. Gempabumi terjadi dinihari tadi pada pukul 02:41:46 WIB dengan kekuatan gempa 6,7 SR.

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa terjadi dini hari tadi (9/11), pada pukul 02:41:46 WIB. Gempa berkekuatan 6,7 SR pada kedalaman 25 km, berjarak 28 km BaratLaut Raba-Nusa Tenggara Barat/NTB, pusat gempabumi berada pada koordinat 8.24 LS - 118.65 BT. Informasi yang sama juga dikeluarkan United States Geological Survey (USGS).

Wilayah Nusa Tenggara merupakan bagian dari 25 wilayah Indonesia yang rawan terkena gempa bumi, beberapa wilayah lainnya yaitu, Aceh, Sumatera Utara (Simeulue), Sumatera Barat - Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten Pandeglang, Jawa Barat, Bantar Kawung, Yogyakarta, Lasem, Jawa Timur, Bali, NTT, Kepulauan Aru, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sangir Talaud, Maluku Utara, Maluku Selatan, Kepala Burung-Papua Utara, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Kalimantan Timur.

Rencana Kerjasama FITB dan ICT Belanda

Bandung fitb.itb.ac.id, Bertempat di Ruang Multimedia, FITB menerima tamu kehormatan dari ICT Belanda, pertemuan tersebut guna membahas rencana kerjasama pendidikan dan penelitian antara Program Studi Teknik Geologi dengan The Department of Earth System Analysis, International Institute for Geo-Information Science and Earth Observation (ITC) – The Netherlands, yang rencananya akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara FITB dengan ITC. Pertemuan ini dibuka oleh Wakil Dekan bidang Sumberdaya, Dr. Ir. Rubiyanto Kapid dan dilanjutnya oleh diskusi yang dipimpin oleh Ketua Program Magister dan Doktor Teknik Geologi, Dr. Eng. Imam A. Sadisun. Pihak ITC diwakili oleh Course Director Applied Earth Sciences/Senior Project Office, Drs. Tom M. Loran.

Diskusi diawali oleh pemaparan program pendidikan, terutama Program Magister Teknik Geologi dengan bidang pengutamaan Geologi Ekonomi. Hal ini berkaitan dengan rencana pembuatan program double/dual degree antara FITB dengan pihak ITC di bidang Geologi Ekonomi. Dalam kesempatan ini, Drs. Tom M. Loran juga telah menyampaikan sistem pendidikan yang berlaku di ITC dan berbagai pengalamannya dalam mengelola program double/dual degree. Dalam bidang pendidikan, telah dibahas pula kemungkinan bentuk-bentuk kerjasama lainnya, seperti pertukaran/kunjungan profesor/dosen, kuliah tamu, dan pertukaran materi kuliah. Yang menarik, pihak ITC juga menawarkan perkuliahan jarak jauh melalui internet yang telah mereka kelola selama ini.

Di bidang penelitian, telah direncanakan untuk melakukan penelitian bersama (joint research) untuk berbagai bidang keahlian di geologi. Indonesia yang memiliki kekhasan geologi, tentunya akan sangat menarik bagi para peneliti asing, termasuk dari ITC. Bahkan dalam diskusi ini telah disepakati bersama bahwa program penelitian bersama akan lebih cepat didorong untuk bisa segera direalisasikan.

Sebenarnya inisiasi kerja sama ini diawali pada tahun 2005, ketika Dr. Paul van Dick berkunjung ke Teknik Geologi dan menawarkan kerjasama dengan pihak ITC. Namun setelah kunjungan tersebut tidak ada follow up dari pihak geologi, sehingga hubunga ini terputus. Saat ini hubungan kerjasama ini mulai dibina lagi seiring dengan kengininan ITB untuk menjadi World Class University. Kepada saya ditempat terpisah, Drs Tom Loran mengatakan bahwa beberapa wakil dari ITC sendiri telah datang ke beberapa universitas lain di Bandung dan Yogyakarta yang memiliki fakultas/departemen dengan keilmuan kebumian, namun saat ini semuanya sama sekali tidak memberi respon. Sehingga beliau menyampaikan bahwa pihak ITC sangat berharap kerjasama dengan ITB ini dapat direalisasikan secepat mungkin